PKK
Gerakan PKK adalah gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan tujuan mewujudkan keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, sejahtera, maju, mandiri, serta memiliki kesetaraan gender, kesadaran hukum, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan lembaga kemasyarakatan di tingkat desa atau kelurahan yang menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. PKK menjalankan kegiatan hingga tingkat rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) serta mengkoordinasikan kelompok dasawisma sebagai pelaksana kegiatan di lapangan.
Dalam penyelenggaraan Gerakan PKK di tingkat desa, Kepala Desa membentuk Tim Penggerak PKK (TP PKK) sebagai pelaksana organisasi. Susunan kepengurusan TP PKK Desa ditetapkan melalui keputusan Kepala Desa sesuai ketentuan yang berlaku.
Tim Penggerak PKK (TP PKK) berperan sebagai mitra pemerintah dan lembaga kemasyarakatan lainnya. TP PKK memiliki fungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak di setiap tingkatan organisasi agar program PKK dapat terlaksana secara efektif dan berkesinambungan.
Penyelenggaraan Gerakan PKK meliputi:
- Perencanaan
- Pelaksanaan
- Pembinaan
- Pemantauan
- Evaluasi
- Pelaporan.
Sepuluh Program Pokok PKK
Gerakan PKK dilaksanakan melalui 10 (sepuluh) program pokok pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang meliputi:
- Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, berupa pembentukan dan penumbuhan karakter Keluarga melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghayatan dan pengamalan Pancasila dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- Gotong royong, berupa peningkatan kesadaran Keluarga dalam membangun kerja sama antar-Keluarga, warga, dan kelompok masyarakat untuk mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
- Pangan, berupa peningkatan ketahanan pangan Keluarga dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki sesuai kearifan lokal.
- Sandang, berupa peningkatan penggunaan dan pemanfaatan sandang produksi dalam negeri sesuai moral budaya bangsa Indonesia.
- Perumahan dan tata laksana rumah tangga, berupa peningkatan kesadaran Keluarga dalam mewujudkan rumah sehat dan layak huni serta kesadaran hukum tentang kepemilikan rumah.
- Pendidikan dan keterampilan, berupa peningkatan kesadaran Keluarga dalam peningkatan pendidikan dan keterampilan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,
- Kesehatan, berupa penumbuhan kesadaran Keluarga dalam peningkatan derajat kesehatan Keluarga dan lingkungan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
- Pengembangan kehidupan berkoperasi, penumbuhan kesadaran Keluarga dalam peningkatan taraf hidup Keluarga melalui kehidupan berkoperasi dan pengembangan ekonomi lainnya.
- Kelestarian lingkungan hidup, berupa penumbuhan kesadaran Keluarga dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kawasan pemukiman yang sehat.
- Perencanaan sehat, berupa penumbuhan dan peningkatan kesadaran Keluarga dalam keterlibatan perencanaan kehidupan menuju Keluarga berkualitas.
Kelompok Kerja (Pokja) PKK
Kelompok Kerja I sebagai pengelola program
- Penghayatan dan pengamalan Pancasila
- Gotong royong
Kelompok Kerja II sebagai pengelola program :
- Pendidikan dan keterampilan
- Pengembangan kehidupan berkoperasi
Kelompok Kerja III sebagai pengelola program :
- Pangan
- Sandang
- Perumahan dan tata laksana rumah tangga
Kelompok Kerja IV sebagai pengelola program :
- Kesehatan
- Kelestariaan lingkungan hidup
- Perencanaan sehat
Susunan Kepengurusan Inti PKK
| JABATAN | NAMA |
| Ketua | Erdanawati |
| Wakil Ketua | Sartina |
| Sekretaris | Ernawati |
| Bendahara 1 | Eldawati |
| Bendahara 2 | Mardince Aprina |
Susunan Kepengurusan Kelompok Kerja (POKJA) PKK
| POKJA I | Oldi Anika Suryati Dewina Santi |
| POKJA II | Riyanti Suryana Sabet Yumang Ella |
| POKJA III | Permia Kardila Mailensiska Olivia Juita |
| POKJA IV | Ester Rina Wathy Yalistina, Amd. Kep Ramasia Sarah |
Peran PKK dalam Pembangunan Desa
Beberapa peran utama PKK dalam pembangunan desa antara lain:
- Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga.
PKK berfokus pada pembinaan keluarga melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial. Dengan meningkatnya kesejahteraan keluarga, kualitas hidup masyarakat desa menjadi lebih baik. - Mendukung Program Pemerintah Desa
PKK menjadi penggerak dalam menyukseskan program dan kebijakan pemerintah desa seperti posyandu, penurunan angka stunting, pendidikan keluarga, kebersihan lingkungan, hingga ketahanan pangan. - Mengembangkan Potensi Perempuan
PKK memberikan ruang bagi perempuan untuk terlibat dalam pembangunan melalui pelatihan keterampilan, organisasi, kepemimpinan, kewirausahaan, dan program kerja kreatif. - Menyediakan Pendidikan dan Penyuluhan Masyarakat
Melalui penyuluhan kesehatan, parenting, lingkungan, dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), PKK berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat. - Mendorong Ekonomi Produktif dan UMKM
Melalui pelatihan kerajinan, pengolahan makanan lokal, koperasi wanita, hingga pemasaran produk, PKK membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga dan menggerakkan ekonomi desa. - Melaksanakan 10 Program Pokok PKK
Sepuluh program PKK seperti pangan, sandang, perumahan sehat, kesehatan, pendidikan, koperasi, hingga kelestarian lingkungan menjadi dasar langkah PKK dalam pembangunan berbasis keluarga. - Memperkuat ketahanan pangan
Program seperti pemanfaatan pekarangan, kebun gizi, budidaya tanaman herbal, dan ternak kecil memperkuat ketahanan pangan keluarga dan desa. - Membangun Kesadaran Lingkungan
PKK berperan dalam kegiatan kebersihan lingkungan, daur ulang sampah, sanitasi, dan gerakan hidup bersih serta hijau.
Dengan adanya PKK, diharapkan organisasi ini mampu menjadi wadah pemberdayaan keluarga yang berperan aktif dalam mendukung pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat peran perempuan, serta menjalankan program-program yang mendukung kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. PKK diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan, sehingga tercapai keluarga yang mandiri, sejahtera, serta desa yang maju dan berdaya saing.